Saya mendapatkan sebuah kehormatan luar biasa saat dihubungi oleh seorang atlet renang berbakat asal Purwakarta bernama Rahma. Sebagai seorang atlet disabilitas netra (low vision), Rahma tengah bersiap untuk membawa nama harum daerahnya di bawah naungan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Barat.
Langkah besar Rahma kali ini dimulai dari sebuah dokumen penting: Surat Keterangan Dokter untuk klasifikasi atlet disabilitas netra. Dan di sinilah peran kami dimulai.
Bagi seorang atlet, akurasi pemeriksaan bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan validasi atas ruang gerak dan potensi besar mereka di arena pertandingan. Itulah mengapa Rahma mempercayakan langkah penting ini kepada Rumah Sakit Mata Cicendo.
Sebagai Pusat Mata Nasional, RS Mata Cicendo sudah sejak lama menjadi rumah rujukan tepercaya bagi para atlet—baik umum maupun penyandang disabilitas. Kami memahami bahwa melayani atlet disabilitas membutuhkan pemahaman mendalam, fasilitas yang aksesibel, serta tim medis yang tidak hanya ahli, tetapi juga empati. Menjadi bagian dari perjalanan para pejuang olahraga seperti Rahma adalah kebanggaan tersendiri bagi seluruh tim kami.
Bagi rekan-rekan atlet, pengurus cabang olahraga, atau siapapun yang membutuhkan pemeriksaan mata komprehensif, legalitas medis, hingga penanganan spesifik untuk performa olahraga optimal, RS Mata Cicendo adalah mitra yang tepat untuk melangkah bersama Anda.
Ingin konsultasi terkait layanan pemeriksaan mata bagi atlet atau kebutuhan medis khusus lainnya? Jangan ragu untuk menjadwalkan pemeriksaan kesehatan mata Anda di Rumah Sakit Mata Cicendo sekarang juga. Hubungi layanan pelanggan kami atau datang langsung untuk mendapatkan penanganan dari para ahli.
Ikuti terus akun FB/IG Bagus Ramdan (Marketing Eksekutif RS Mata Cicendo), untuk mendapatkan update seputar layanan rumah sakit, tips kesehatan mata, serta cerita-cerita inspiratif seputar kesehatan mata.
#komiteparalimpiadenasional #nationalparalympiccommittee #rumahsakitmatacicend #doktermatabandung #LASIKJourney
Sumber gambar: website npcindonesia
